Daerah

Pillada Kota Bekasi, Popularitas Pepen Sempurna

POJOKPOLITIK –Popularitas kandidat calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi hampir sempurna. Yakni, dengan tingkat popularitas 90,9 persen dan tingkat kesukaan 82,2 persen. Posisi kedua ditempati Ahmad Syaikhu dengan popularitas sebesar 82.9 persen dan kesukaan 82.5 persen. Dan di urutan ketiga ada Lucky hakim dengan popularitas 74.3 persen dan tingkat kesukaan 65.5 persen.

“Ada 13 nama kandidat bakal calon wali kota yang diuji dalam survei Bekasi Institute. Nama-nama yang diuji adalah nama-nama yang sudah beredar di masyarakat,” jelas Direktur Eksekutif Bekasi Institute (Center for Public Policy Research and Empowerment), Abdul Shomad Kaffa di Bekasi, kemarin.

Survei digelar pada 10-17 November 2017. Populasi survei adalah seluruh warga Kota Bekasi yang berumur 17 tahun atau lebih atau yang sudah menikah. Semua populasi pemilih di Kota Bekasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi responden. Sementara jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 400 responden.

Sampel dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Sedangkan margin of error sebesar ± 5,0 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan sebesar 20 persen dari total sampel dengan cara monitoring dan pendampingan saat wawancara dan crosscheck pasca survei.

Menyusul pada posisi keempat adalah Mochtar Mohammad dengan tingkat popularitas 70,3 persen dan tingkat kesukaan 53 persen. Posisi kelima diisi Heri Koswara dengan tingkat popularitas 32 peren dan tingkat kesukaan 54,9 persen. Dan di posisi keenam ditempati H. Solihin dengan tingkat popularitas 27,4 persen dan tingkat kesukaan 65,7 persen.

“Yang menarik itu, justru kemunculan H. Solihin di posisi keenam. Sebagai pendatang baru di dunia politik, nama H. Solihin meninggalkan rival-rival politiknya yang lebih dulu terjun di dunia politik dengan jabatan-jabatan strategis di kepengurusan partai dan DPRD,” urai Dosen FISIP Universitas Islam 45 Bekasi ini.

Untuk diketahui, hasil survei Bekasi Institute ini juga memotret popularitas Tumai (Ketua DPRD Kota Bekasi) yang memperoleh popularitas 20,1 persen dan tingkat kesukaan 52,6 persen. Begitupun Anim Imanuddin (Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi dan Ketua DPC PDIP Kota Bekasi), tingkat popularitasnya hanya 18,2 persen dan tingkat kesukaan 55,9 persen.

“Pada posisi buncit, ke-12 ada nama Sutriyono yang hanya mengantongi popularitas 11,3 persen dan tingkat kesukaan 57,4 persen,” tandas alumni Pascasarjana Kebijakan Publik Universitas Indonesia ini. Sutriyono merupakan kandidat calon walikota-wakil walikota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). ***

Leave a Reply