Politisi Wanita : Mia Kaban Siap Menjemput Kemenangan yang Tertunda

Endamia Carolina Kaban Bacaleg DPRD Karo Dapil 3 Medan ini siap jemput kemenangan yang tertunda. (dok Pojokpolitik.com)

POJOKPOLITIK.COM- Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda kalimat pembuka yang didengungkan Endamia Carolina Kaban saat berbincang dengan awak media di ruang kerjanya, Kamis (25/5/2023).

Pepatah yang sudah awam disebutkan oleh khalayak ini ternyata begitu istimewa bagi ibu tiga anak itu.

Pepatah ini berkaca dari pengalaman pertamanya saat mengikuti kontestasi politik pada 2019 silam.

Seolah membuka kembali memori lama yang tersimpan rapi, kala itu Mia Kaban sapaan akrabnya, pernah menjadi salah satu kontestan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Karo.

Sebagai seorang wanita yang konon 'dicap' sebagai pelengkap memenuhi kuota kepesertaan partai dalam Pemilu, tak lantas menyurutkan semangatnya untuk ikut bertarung merebut kursi parlemen.

Baginya, wanita juga memiliki hak sebagai anggota dewan dan menjadi aspirasi penyambung suara rakyat.

Apalagi, Mia Kaban menilai perjuangan yang dilakukan saat itu atas nama rakyat. Ya, murni tanpa embel-embel apapun. Membuat Mia semakin yakin maju adalah momen tepat dalam mengaplikasikan mimpinya.

Bagaimanakah Mia Kaban meniti karir politiknya? Mampukah dirinya memenuhi ambisinya saat itu? Putri pasangan Drs Firman Kaban dan Ana Maria Haurissa ini pun coba menceritakannya kembali.

Mengawali kisahnya, Mia Kaban mengaku telah mengenal politik sejak 2016 silam. Sosok SBY sebagai pimpinan negara menjadi inspirator baginya.

"Pak SBY adalah sosok idola buat saya. Kewibawaannya dalam memimpin dan kemampuannya membawa Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan oleh negara lain alasan kenapa saya begitu menyukainya," ujar Mia Kaban.

Dirinya pun mantab bergabung bersama Demokrat, partai yang didirikan oleh SBY. Tepat 2015 Mia Kaban resmi berseragam partai berlambang Mercy.

Ditambah lagi adanya sosok Hinca Panjaitan yang sudah dianggap sebagai guru politik yang terus membimbingnya sampai saat ini, semakin menambah keyakinannya untuk bergabung bersama Demokrat.

"Di bawah kepemimpinan JR Saragih saya diamanahkan menjadi Wakil Bendahara DPD Demokrat Sumut. Itulah awal karir saya masuk dunia politik," terang wanita berdarah Ambon itu.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...