Angkat Besi Sumut Hanya Bidik 1 Emas di PON 2024, Alasannya Sungguh Miris…

Pelatih kepala cabor angkat besi, Supeni saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di Posko Media PON XXI/2024 Aceh-Sumut, Jumat (26/5/2023). (Foto: Aris)

POJOKPOLITIK.COM- Kendati nantinya Sumatera Utara akan bertindak sebagai tuan rumah pelaksaan PON 2024, namun rasa pesimis justru ditunjukan pelatih cabang olahraga angkat besi Sumut, Supeni.

Dirinya hanya menargetkan satu medali emas dari 10 atlet yang tengah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Alasannya pun miris. Supeni mengaku anak asuhnya masih belum maksimal selama mengikuti program Pelatda di tengah ketiadaan asupan gizi yang didapat atletmya.

“Sementara saya hanya bisa menetapkan satu medali emas dari sepuluh atlet tersebut. Sejak Juli 2022 saya tangani mereka, baru signifikan capai 91 persen. Karena banyak kekurangan non teknis yang belum bisa disediakan terutama adalah asupan gizi untuk atlet, penambahan nutrisi atlet itu sangat penting," ucap Supeni dalam konferensi pers di Posko Media PON XXI/2024 Aceh-Sumut, Jumat (26/5/2023).

Kendati peluang medali emas pada PON nanti, tentu masih ada meski butuh perjuangan keras.

Bermaterikan dua lifter pelatnas yakni Yolanda Putri dan Razis Azasi, lantas tidak menjamin keping emas bisa mudah digenggam.

Namun, dirinya melihat ada potensi peluang emas justru di kelas 55 kg putra, yakni atas nama Abdian Bonsar Hasibuan.

Lifter asal Tapsel ini mampu mencapai rekor angkatan terbaik di snatch dengan 108 maupun clean and jerk 130 kg.

“Rata-rata target di kelas 55 kilogram itu 116 untuk snatch dan 140 untuk angkatan clean and jark. Jadi, saat ini 91 persen atlet tersebut sudah dalam tahap itu. Makanya, saya dengan ini berharap kelanjutannya adalah atlet tersebut dapat pembinaan khusus," katanya lagi.

Secara mentalitas, Supeni juga mendorong agar lifter yang memiliki kans medali bisa diberlakukan khusus agar target yang diusung tidak meleset.

Sedangkan secara fisik, dirinya juga telah mendatangkan ahli fisik dari Unimed guna menunjang performa mereka.

“Kami berharap beberapa atlet kami mendapat binaan khusus, terutama eks PON dan atlet muda potensial yang telah disiapkan. Untuk capai hal itu sangat berat karena materi yang ada saat ini saya latih baru mencapai paling terbaiknya 80 persen dari peraih-peraih medali yang notabennya atlet pelatnas. Yolanda Putri sudah mulai bergabung dan Razis Azazi perkembangannya juga sudah mulai lumayan dan kondisi sekarang mulai pulih,” aku Supeni.

Adapun ke-10 atlet yang menjalani pelatda PON Sumut tersebut merupakan hasil kejurda. tahapan seleksi dan degradasi masih terus dilakukan termasuk rencana menambah kuota. Karena pada PON 2024, cabang olahraga angkat besi pertandingkan 20 kelas.

Adapun sepuluh lifter Pelatda PON Sumut, yakni Yolanda Putri (55 kg), Faradhillah (64 kg), dan Erik Oktavianda (76 kg) putri. Kemudian di kelas putra, Abdian Bonsar Hasibuan (55 kg), Ilham Taufik (61 kg), Oktorio Sondro (67 kg), Dimas Prasetyo (73 kg) Alfredo Sitorus (81 kg) dan Ali Rahman (89 kg) dan Razis Azasi (109+ kg). (Aris)

Komentar

Loading...