Ajak Warga Singapura Tinggal di IKN, Muhammad Said Beberkan Episode Drama Gila, Yan Harahap Sarankan Jokowi Kasih Contoh!

Presiden Joko Widodo ajak warga Singapura tinggal di IKN saat menjadi pembicara di Ecosperity Week 2023 di Singapura. (Instagram)

POJOKPOLITIK.COM- Sejumlah kritikan hadir menyikapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penduduk Singapura untuk tinggal di IKN Nusantara.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara di acara Ecosperity Week 2023 di Singapura.

Menyahuti hal itu, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said membeberkan episode drama gila IKN.

Ada enam poin yang diungkapkan. Pertama soal IKN yang dibangun di tanah milik oligarki.

“Episode Drama gila IKN, pertama dibangun di tanah milik oligarki,” kata Said Didu dalam unggahannya di Twitter, Kamis, (8/6/2023).

Belum lagi hak guna usaha (HGU) 190 tahun bisa jadi hal milik dan ancaman tempat investasi uang haram.

“HGU 190 thn - bisa jadi hak milik, potensial jadi tempat investasi uang haram,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Muhammad Said, orang asing juga bebas tinggal selama 10 bahkan bisa diperpanjang.

Said Didu juga mengaitkannya dengan kebijakan ekspor pasir laut yang baru-baru dikeluarkan.

Hingga Presiden Joko Widodo juga mengajak warga Singapura tinggal di IKN.

“Orang asing bebas tinggal 10 tahun - bisa diperpanjang, ekspor pasir laut, ajak warga Singapura tinggal di IKN, episode berikutnya?,” ucapnya penuh tanya.

Deputi Strategis dan Kebijkan DPP Partai Demokrat, Yan Harahap juga ikut mengkritik.

Dia menyarankan Jokowi untuk memberikan contoh pindah ke IKN bersama keluarga.

“Baiknya kasih contoh dulu Pak, pindah ke sana dan tinggal di IKN bersama keluarga besar Jokowi,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi mempromosikan IKN di depan para hadirin acara Ecosperity Week 2023.

“Saya juga tahu harga rumah di sini telah naik sangat tinggi. Mungkin tinggal di Nusantara bisa jadi pilihan,” kata Jokowi, Rabu, (7/6/2023) lalu. (*)

Komentar

Loading...