Sekjen Demokrat Sampaikan 5 Poin Penting Jelang Pertemuan Puan-AHY 

Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Rifky Harsya. (dok Demokrat)

POJOKPOLITIK.COM- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) direncanakan akan melakukan pertemuan dengan Ketua PDIP Puan Maharani yang juga Ketua DPR RI pada hari Minggu Pagi (18/6/2023) di kawasan GBK Senayan, Jakarta.

Menyahuti rencana itu, Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyampaikan lima poin penting dalam agenda pertemuan tersebut.

Yang pertama, bilang Riefky pertemuan itu merupakan momentum yang penting untuk masa depan bangsa, khususnya demokrasi di Indonesia.

"Niat baik kedua pemimpin muda ini tentu didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi, yang akan memulai babak baru bagi hadirnya sinergi, kolaborasi dan gotong royong di antara sesama anak bangsa. Pertemuan ini akan memberikan contoh yang baik bagi generasi muda, sekaligus menjadi angin segar bagi masa depan perpolitikan Indonesi," ujarnya dalam keterangan resmi kepada awak media.

Yang kedua sambung Riefky, silaturahmi didasari etika politik dan sikap saling menghormati posisi politik masing-masing terkait kontestasi Pilpres 2024.

"Meskipun saat ini kami berada di posisi koalisi yang berbeda, namun kami juga menyadari bahwa pertemuan ini bisa menjadi fondasi kuat untuk mencegah perpecahan dan benturan antara sesama anak bangsa dalam menghadapi Pemilu 2024," ucapnya.

Sementara poin ketiga yakni PDIP dan Partai Demokrat adalah dua partai besar, partai berdaulat dan independen.

"Kami sama-sama pernah menjadi partai pemenang Pemilu, berpengalaman dalam mengelola pemerintahan maupun sebagai partai oposisi. Kami memiliki pengalaman lengkap, baik di dalam maupun di luar pemerintahan," ungkap Riefky

Poin keempat lanjutnya, Demokrat berpandangan bahwa pertemuan tidak hanya akan membicarakan agenda politik praktis, tetapi juga akan mendiskusikan isu-isu kebangsaan yang lebih besar.

"Kemitraan dan kerjasama antara PDIP dan Partai Demokrat ke depan diharapkan lebih luas dan menjangkau agenda kebangsaan yang lebih fundamental," tuturnya lagi.

Dan poin yang terakhir, Demokrat berharap Pemilu 2024 bisa berjalan secara terbuka, jujur, adil, dan demokratis.

"Untuk itu, semua aktor demokrasi senantiasa berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI. Dengan niat dan tujuan yang baik, pertemuan Mas AHY dan Mbak Puan ini Insya Allah akan membuahkan hasil yang baik pula," harapnya mengakhiri. (*)

Komentar

Loading...