Ogah Kalah Hatrick , PAN Tak Ingin Gegabah Tentukan Arah Koalisi 2024

POJOKPOLITIK.COM- Partai Amanat Nasional (PAN) tak ingin gegabah menentukan arah koalisi yang akan dibangunnya menatap Pemilu 2024 mendatang.

Berkaca dari dua kekalahannya pada pemilu Pilpres, PAN menegaskan tak mau kalah untuk ketiga kalinya

"PAN tidak mau kalah hattrick. Di pilpres 2024 PAN bercita-cita dapat memenangkan calon bersama-sama dengan partai koalisi," ucap Waketum PAN Viva Yoga Mauladi, dilansir dari sejumlah laman, Jumat (23/6/2023) pagi.

Seperti diketahui, pada dua Pilpres terakhir yakni 2014 dan 2019, PAN berada di koalisi calon yang kalah.

Pada Pilpres 2014, PAN berada di koalisi Merah Putih yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kemudian pada Pilpres 2019, PAN berada di Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

Jelang 2024, PAN sebelumnya sempat berada di dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PPP.

Namun, masa depan koalisi itu masih suram apalagi setelah PPP mengumumkan akan mengusung kader PDIP Ganjar Pranowo sebagai capres, dan ada wacana koalisi permanen peleburan KIB dengan Koalisi Gerindra-PKB (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya/KKIR) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.

Namun, menurut Viva, sejatinya PAN hingga kini belum resmi menentukan arah koalisi dan dukungan capres di 2024.

Dia bilang sikap partainya itu akan diumumkan resmi oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dalam beberapa pekan ke depan.

Dia meminta agar semua pihak bersabar sebab masa pendaftaran capres di KPU masih tersisa waktu empat bulan ke depan hingga Oktober. Menurut Viva, dinamika politik saat ini masih berjalan cair.

"Masih empat bulan lagi. Sekarang situasinya masih dinamis dan produktif. Akan tercipta poros kerja sama atau koalisi politik secara permanen di pilpres 2024," kata dia.

Viva menjelaskan partainya saat ini masih membuka komunikasi dengan sejumlah pihak.

Baik dengan Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto, maupun dengan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo.

Namun, pihaknya menegaskan PAN akan berkoalisi dengan partai koalisi pemerintah saat ini.

"PAN juga berkomunikasi dengan PPP dan PDIP, secara intens. Prinsipnya dalam bekerjasama atau berkoalisi adalah, pertama, PAN akan bekerjasama dengan partai politik koalisi pemerintah," ujarnya. (*)

Komentar

Loading...