Parpol Gunakan Lembaga Survei untuk Berkampanye, Bawaslu Minta agar Dananya Dibuka ke Publik!

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja minta KPU buat aturan terkait dana lembaga survey yang digunakan Parpol untuk sarana kampanye dibuka ke publik. (Instagram)

POJOKPOLITIK.COM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menuangkan aturan terkait kampanye partai politik (parpol) yang menggunakan lembaga survei.

Termasuk aturan mengenai dana penggunaan lembaga survei oleh parpol sebagai sarana dalam melakukan kampanye.

“Ada di dana kampanye, kalau itu termasuk dalam dana kampanye itu harus di buka,” ungkap Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, epada awak media di Gedung Bawaslu RI, Jumat (30/6/2023).

Dia menerangkan, secara regulasi penggunaan lembaga survei sebagai sarana kampanye itu tidak tertuang dalam Undang-Undang Pemilu.

Maka dari itu, Bawaslu mengungsulkan agar aturan tersebut dimasukkan kedalam PKPU tentang Kampanye.

“Di PKPU kayanya,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, partai politik yang menggunakan lembaga survei untuk berkampanye, dana yang diberikan atau dikeluarkan juga harus dilaporkan kepada KPU.

“Kalau misalnya laporan awal untuk pemilihan survei itu harus dibuka,” ucapnya. (*)

Komentar

Loading...