Demokrat Sambut Hangat Hadirnya Dukungan Forum Purnawirawan TNI/Polri ke Anies

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani. (Instagram)

POJOKPOLITIK.COM- Partai Demokrat menyambut hangat dukungan yang diberikan Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri untuk Perubahan (FP3) kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).

Demokrat menilai FP3 memiliki nilai lebih karena anggotanya terdiri dari pensiunan TNI dan Polri.

"Kami mengapresiasi dan menyambut baik deklarasi yang dilakukan Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI/Polri untuk Perubahan kepada Mas Anies Baswedan," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Kamis (7/7/2023) kemarin.

"Kami menilai dukungan dari FP3 ini memiliki nilai lebih dan nilai penting yang berbeda dari forum-forum sejenis lainnya, mengingat anggota-anggotanya terdiri dari tiga matra, darat, laut dan udara serta Polri," lanjutnya.

Kamhar juga menilai purnawirawan yang tergabung dalam FP3 memiliki pengalaman dan jam terbang yang memadai dalam menilai situasi bangsa.

Terlebih kata Kamhar, mereka tidak terkontaminasi dengan politik praktis.

"Sesuai namanya, semuanya purna bakti setelah mencapai posisi sebagai perwira tinggi atau Jenderal. Jadi memiliki pengalaman dan jam terbang yang memadai untuk menilai situasi bangsa. Terlebih lagi, umumnya mereka belum lama purna bakti, jadi belum terkontaminasi dengan politik praktis. Politik yang mereka perjuangkan adalah politik luhur, politik kebangsaan dan kenegaraan," ujarnya.

Penilaian oleh purnawirawan yang tergabung dalam FP3 dinilai valid. Sebab mereka disebut pernah menjadi bagian langsung dari periode kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Joko Widodo (Jokowi).

"Mereka juga memiliki pengalaman yang memadai baik sebagai Pamen maupun Pati yang menjadi bagian langsung dari dua periode pemerintanan Pak SBY maupun pemerintahan Pak Jokowi periode pertama dan kedua, sehingga cukup valid ketika memberikan penilaian," ucapnya.

Kamhar memandang FP3 mengetahui jika bangsa ini dalam kondisi tidak baik-baik saja. Dia menyebut banyak perlambatan dan kemunduran sehingga terbentuk forum tersebut.

"Mereka tahu betul bahwa bangsa ini tidak sedang baik-baik saja. Tata kelola pemerintahan dijalankan secara ugal-ugalan. Banyak perlambatan dan kemunduran yang terjadi diberbagai sektor. Kesadaran kritis, patriotisme dan rasa cinta tanah air inilah yang mendorong terbentuknya forum ini untuk memperjuangkan aspirasi perubahan, dan Mas Anies bersama Koalisi Perubahan adalah figur dan saluran yang dipandang paling pas untuk itu," imbuhnya.

Sebelumnya, ratusan purnawirawan deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai capres hingga membentuk Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri untuk Perubahan (FP3). Tercatat ada 170 purnawirawan yang tergabung.

Deklarasi dipimpin oleh Koordinator FP3 Letnan Jenderal TNI (Purn) Ediwan Prabowo, digelar Yuan Garden, Jakarta Pusat.

FP3 juga turut mendukung ketiga partai politik yang tergabung dalam koalisi perubahan.

"Sebanyak 170-an Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri yang tergabung dalam Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri Untuk Perubahan (FP3) mendukung ketiga partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan (NasDem, Demokrat, PKS) dan sekaligus mengusung Anies Baswedan sebagai Capres Perubahan," kata Ediwan di Yuan Garden.

Lebih lanjut, FP3 berharap Anies dan ketiga partai segera mengumumkan bakal calon wakil presiden.

"FP3 berharap tiga partai yang tergabung dalam KPP bisa segera membentuk sekretariat bersama Anies Baswedan bisa segera mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya," tutur Ediwan.

Dalam deklarasi tersebut, Ediwan didampingi oleh Laksamana Madya (Purn) Dedi Muhibah Pribadi yang pernah menjabat sebagai Dansesko TNI Angkatan Laut. Ada juga Mayor Jenderal (Purn) Hartomo mantan Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat.

Kemudian, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi yang pernah menjabat sebagai Basarnas hingga Irjen Pol (Purn) Anas Yusuf yang pernah memegang jabatan Analis Kebijakan Utama Bidang STIK Lemdiklat Polri. Deklarasi ini dihadiri juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said. (*)

Komentar

Loading...