![]() |
Luncurkan Program Konstruksi, Menko AHY: Menkonsolidasikan Ekosistem Komunikasi Infrastruktur Untuk Masyarakat. [Ist] |
Melalui program ini, Menko AHY mengajak seluruh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk memanfaatkan kekuatan media sosial dan jaringan yang ada guna memperkuat komunikasi publik. Pemerintah, menurutnya, harus aktif melaporkan kepada publik terkait program-program yang sedang dan telah dikerjakan.
Ada dua program utama dalam program Konstruksi ini, pertama adalah Satu Hari Satu Unggahan, yaitu optimasi media sosial unit kerja dari Sabang sampai Merauke agar menyajikan informasi yang berimbang, terpercaya dan utuh. Sedangkan program kedua adalah Satu Hari Satu Informasi, berupa optimasi penyebaran informasi terbaru mengenai pembangunan infrastruktur dan kewilayahan pada aplikasi berkirim pesan (whatsApp).
Harapan Menko AHY, program Konstruksi ini bisa menciptakan pemahaman yang lebih komprehensif di kalangan masyarakat mengenai program-program infrastruktur dan pembangunan kewilayahan yang sedang berjalan.
“Perlu disusun narasi dan komunikasi yang baik serta efektif agar dapat meyakinkan dan memberikan kepercayaan kepada publik. Selain itu, dalam penyampaian informasi, pemerintah perlu mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam komunikasi publik, serta menerapkan prinsip good governance,” ujar Menko AHY.
“Program ini juga akan memperkuat ruh dan semangat good governance, yang dicirikan oleh keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas. Check and balances hanya dapat terjadi jika pemerintah terbuka dan transparan,” tegasnya.
Menko AHY juga berharap, strategi komunikasi ini bisa menciptakan komunikasi dua arah yang terbuka untuk mendengarkan aspirasi rakyat, penyelenggaraan pemerintahan yang semakin transparan, dan akuntabel dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik ke depan.
"Komunikasi yang baik bukan hanya tentang berbicara, melainkan juga mendengarkan. Kita perlu mendengarkan aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita buat dapat menjawab kebutuhan mereka," kata Menko AHY.
Sedangkan Menteri PU Dody Hanggodo menyambut baik inisiatif dari Kemenko Infra dan berharap melalui program Konstruksi ini memperkuat kolaborasi kedua kementerian di bidang Komunikasi publik. Ia menyadari besarnya peran media sosial untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, terbuka dan aksesibel.
"Sehingga program-program strategis Bapak Presiden dalam mencapai Asta Cita dapat terdiseminasi dengan masif dan mampu terus meningkatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat kepada pemerintah," ucap Menteri Dody.
Staf Khusus Kemenko Infra Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan, harapan Menko AHY, dengan adanya program Konstruksi ini, masyarakat bisa memiliki referensi utama dan pertama dalam mencari informasi mengenai infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, melalui akun-akun media sosial resmi di Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan maupun Kementerian Pekerjaan Umum, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Acara ini ditutup dengan penjelasan teknis dari perwakilan inisiator program Konstruksi ini, yaitu Kepala Biro Komunikasi Kemenko Infra Andreas Patria dan Kepala Biro Komunikasi Kementerian PU Panca Hutoyo.
Dalam peluncuran program ini, Menko AHY didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo; Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti; para Dirjen dan Kepala Balai Besar lingkup Kementerian PU; Sekretaris Kemenko, Ayodhia G.L. Kalake; Deputi Nazib Faisal, Deputi Odo R.M. Manuhutu; Staf Ahli Menteri Okto Irianto; serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Merry Riana. (*)