Bermodal Pinjaman dari Rentenir, Pencuri Asal Palembang Merampok di Aceh

Polres Pidie gelar konferensi pers pengungkapan kasus perampokan uang nasabah bank Rp 150 juta (dok. Polres Pidie)
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Kepolisian Resor (Polres) Pidie, Aceh menangkap tiga pria asal Palembang, Sumatera Selatan diduga mencuri uang nasabah bank sebesar Rp 150 juta. Ketiganya diketahui berangka ke Aceh dengan uang pinjaman sebesar Rp 40 juta sebagai modal.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian menjelaskan, mereka meminjam dari rentenir sebagai modal aksi. Modal tersebut dibelikan motor, menyewa mobil dan untuk biaya operasional selama melancarkan aksi.

“Mereka berangkat dari Palembang tanggal 16 Januari dengan modal uang Rp 40 juta dari rentenir di Palembang,” kata Zulhir Destrian kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Ketiga pelaku menyasar nasabah bank yang diketahui menarik uang dalam jumlah banyak. Korban pun dibuntuti setelah keluar dari salah satu bank milik pemerintah.

Sampai di Kota Sigli, korban yang sedang memarkirkan mobilnya itu tak menyangka akan ketahuan menaruh uang sebesar Rp 150 juta di antara kopling dan loudspeaker.

Korban mendapati uangnya sudah raib setelah kembali ke mobilnya. Kunci mobilnya sudah rusak. Korban pun langsung lapor ke Polres Pidie.

Usai menerima laporan, polisi bergerak cepat dengan mengerahkan tim untuk memeriksa tempat kejadian. CCTV di lokasi menjadi modal awal penangkapan tiga pelaku itu.

“Ketiga pelaku AM, MR, dan IH kita tangkap di sebuah warung nasi di Jln Sisingamangaraja Kecamatan Medan Kota, Kota Medan pada Selasa (26/1) lalu,” jelas Zulhir.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Ferdian Chandra, mengatakan, para pelaku kabur ke Medan usai beraksi untuk menghilangkan jejak. Ketiga pelaku kini dibawa ke Polres Pidie untuk menjalani pemeriksaan.

“Modus mereka ini mengawasi nasabah bank yang keluar bank membawa uang dengan jumlah besar, kemudian mengikuti nasabah tersebut. Disaat nasabah lengah, uang tersebut diambil oleh pelaku dengan merusak pintu mobil menggunakan kunci letter T,” jelas Ferdian.

READ  Senator Lampung Berterima Kasih ke KBRI Teheran yang Pulangkan 2 ABK WNI dari Iran

Ferdian menjelaskan, para pelaku membawa kabur uang korban Rp 150 juta. Usai merampok, mereka membayar uang rentenir Rp 40 juta, diambil untuk pribadi masing-masing Rp 10 juta. Sisanya Rp 60 juta disita polisi.

(AEE/IJS)

banner 300x250
Bagikan:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *