Kemenhub Beri Larangan Terbang Sementara Pada Pilot Pasca Insiden Pesawat

Penampakan Pesawat Batik Air (foto: dokumen Batik Air)
Penampakan Pesawat Batik Air (foto: dokumen Batik Air)
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melarang terbang sementara kepada pilot yang mengalami insiden pesawat di dua bandara pada Maret lalu, Sabtu (3/4/21).

Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 46 Tahun 2015.

“Dalam pasal 4 disebutkan, bagi penerbang yang mengalami insiden pada penerbangan akan dilakukan tindakan pencegahan terbang, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan selama 90 hari terhitung dari hari terjadinya insiden,” bunyi peraturan tersebut.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Dadun Kohar menyatakan, tindakan ini dilakukan untuk memudahkan pihaknya dalam melakukan pemeriksaan.

Ia mangatakan, pihaknya akan mencabut larangan terbang sementara tersebut jika pilot sudah dinyatakan sehat secara medis dan telah selesai mengikuti progran recovery training.

“Kami akan cabut jika pilot sudah sehat setelah diperiksa di Balai Kesehatan Penerbangan,” katanya.

Sebagai informasi, pada Maret lalu, terjadi dua insiden mat mesin pada dua pesawat saat penerbangan dan pendaratan.

Pertama, pada 6 Maret 2021, pesawat Airbus A320-241 milik Batik Air mengalami insiden putar balik ke Bandara Sultan Thaha, Jambi.

Kedua, pada 20 Maret 2021, pesawat Boeing B737-4900F milik PT Trigana Air Service tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Dadun mengimbau agar para maskapai penerbangan memastikan kondisi kesehatan pesawat dan kru yang akan bertugas.

Ia juga mengingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan pelayanan dalam penerbangan, sehingga dapat memininmalisir insiden dan kecelakaan.

(ANS/IJS)

banner 300x250
Bagikan:
READ  Buka Impor Garam, Menperin: Kami Sebenarnya Tidak Ingin Lakukan Ini

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *